Harga Minyak Turun Lima Hari Berturut-turut
Tim Liputan 6 SCTV04/06/2012 11:40
Liputan6.com, Jakarta: Harga minyak mentah di perdagangan elektronik Asia, Senin (4/6), kembali turun untuk lima hari berturut-turut. Harga minyak merosot hingga menyentuh level terendah dalam delapan bulan terakhir di tengah sinyal pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat dan Cina melambat.Harga minyak mentah pagi ini anjlok 1,6 persen, melanjutkan penurunan pekanan sebesar 8,4 persen pekan lalu. Harga saat ini berada di level paling rendah sejak 7 Oktober 2011.
Sementara itu, naiknya tingkat pengangguran di AS mengakibatkan para investor menilai rendah ekonomi negara itu. Tingkat pengangguran naik ke 8,2 persen pada Mei silam.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak pengiriman Juli turun US$ 1,34 dan ditransaksikan pada posisi US$ 81,89 per barel. Pada akhir perdagangan pekan lalu, harga minyak mengalami penurunan harian 3,8 persen, terbesar sejak 23 September 2011.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan harga minyak mentah masih cenderung dalam tren bearish. Harga minyak tertekan akibat lesunya harapan pemulihan ekonomi global. Saat ini harga minyak masih akan bergerak di kisaran US$ 85 - US$ 95 per barel.@liputan6.com,jakarta.@syachwalcasper
Tidak ada komentar:
Posting Komentar